Presiden Joko Widodo Merasa Geram Karena Belanja Pemerintahan Pusat dan Daerah masih Didominasi Produk Impor

[ad_1]

Jakarta – Presiden Joko Widodo merasa karen belanja pemerintah Pusat, yakni kementerian / lembaga hingga pemerintah Daerah masih didominasi oleh produk impor, meskipun ada 842 produk yang dapat sebagai substitusi dan bisa dibeli lewat e-Katalog.

Hal ini disampaikan Dalam sambutan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, Presiden mengatakan bahwa terdapat produk substitusi yang diproduksi dari Dalam Negeri, yang bisa menggantikan produk impor tersebut.

“Saya Tahu banyak kementerian, banyak lembaga, banyak (pemerintah) Daerah tidak mau membeli produk Dalam Negeri. Alasannya macam-macam. Speknya enggak pas lah, kualitasnya enggak baik lah. production of Dalam negerinya itu ada, “covered by President Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Presiden menekankan bahwa belanja pemerintah Pusat dan Daerah harus mempertimbangkan Tiga hal penting, yakni menciptakan Nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi Dalam Negeri dan ketiga efisien. Anggaran pemerintah baik APBN maupun APBD yang telah dikumpulkan dari pembayaran Pajak dan PNBP seharusnya dapat dialokasikan untuk belanja produk Dalam Negeri yang menghasilkan Nilai tambah Serta meningkkuja pertumbuhan ekonomi.

“Ini APBN lho. Ini uang APBD lho. Belinya produk impor. Nilai tambahnya yang dapat negara law.

Sources

1/ https://Google.com/

2/ https://www.tvonenews.com/berita/nasional/46969-presiden-joko-widodo-merasa-geram-karena-belanja-pemerintahan-pusat-dan-daerah-masih-didominasi-produk-impor

The mention sources can contact us to remove/changing this article

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts