[ad_1]
loading…
Ranil Wickremesinghe, seorang pengacara yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Sri Lanka sebanyak enam kali, dilantik sebagai presiden negara itu pada Kamis (21/7/2022), di hadapan oposisi publik yang sengit.
Baca: Presiden Baru Sri Lanka Didesak Tidak Gunakan Kekerasan pada Pengunjuk Rasa
Krisis Sri Lanka memicu protes aksi massal selama berbulan-bulan dan akhirnya memaksa Presiden saat itu, Gotabaya Rajapaksa untuk kabur meninggalkan negara itu.
Dalam pesannya, Xi mengatakan, dia yakin Sri Lanka akan dapat bergerak menuju pemulihan ekonomi dan sosial. Siap untuk memberikan dukungan dan bantuan dengan kemampuan terbaik saya kepada Presiden Wickremesinghe dan rakyat Sri Lanka dalam upaya mereka,” CCTV melaporkan pernyataan Xi.
Sri Lanka berutang setidaknya USD5 miliar ke China, meskipun beberapa perkiraan menyebutkan jumlahnya hampir dua kali lipat. India juga telah meminjamkannya USD3,8 miliar dan Jepang memberi USD3,5 miliar, menurut Dana Moneter Internasional. Sementara USD1 miliar lainnya berasal dari negara-negara kaya lainnya.
Sesaat setelah dilantik sebagai presiden, Wickremesinghe langsung mengumumkan keadaan darurat.
Baca: Ranil Wickremesinghe, 6 Kali Perdana Menteri Kini Jadi Presiden Sri Lanka
Sementara sebuah kelompok hak asasi manusia internasional, Human Rights Watch (HRW) mendesak presiden baru Sri Lanka itu untuk segera memerintahkan pasukan keamanan negara itu menghentikan semua penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap pengunjuk rasa yang berdemonstrasi menentang pemerintah.
Ratusan tentara bersenjata menyerbu sebuah kamp protes di luar kantor presiden pada Jumat (22/7/2022) dini hari. Aparat menyerang demonstran dengan tongkat, yang langsung mendapat kecaman dari HRW.
|
Sources 2/ https://international.sindonews.com/read/835015/40/xi-jinping-tawarkan-dukungan-pada-presiden-baru-sri-lanka-1658585278 The mention sources can contact us to remove/changing this article |
[ad_2]